Mendaki Gunung Semeru Wajib “Booking Online”

1

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru akan mengganti seluruh tata cara pengajuan Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi (Simaksi) dari manual menjadi online per tanggal 1 Oktober 2017. Hal itu dilakukan demi meningkatkan pelayanan kepada pendaki Gunung Semeru. “Mulai tanggal 1 Oktober 2017 untuk pendakian Semeru akan diberlakukan full booking online. Kami tidak melayani (pendaftaran) pendakian secara manual, kecuali untuk pendaki mancanegara atau luar negeri masih ada kebijakan atau dispensasi pendaftaran manual,” kata Kepala Sub Bagian Data Evaluasi Pelaporan dan Humas TNBTS, Sarif Hidayat dalam pesan singkat kepada KompasTravel, Kamis (27/7/2017). Menurutnya, Gunung Semeru telah menjadi ikon pendakian nasional bahkan dunia internasional. Ia menyebut pemberlakuan pengajuan Simaksi hanya dengan sistem online akan memudahkan pendaki baik dari segi pendaftaran dan waktu pendakian. “Kami sudah siapkan dengan tim Information Technology tersendiri (untuk menangani pendaftaran secara online),” jelasnya saat ditanya tentang kesiapan infrastruktur pendaftaran secara online.

Sarif menyebut dalam satu kelompok minimal diisi oleh tiga orang pendaki dan maksimal 10 pendaki. Ia menyebut calon pendaki cukup mengunjungi website resmi Taman Nasional Bromo Tengger Semeru untuk melakukan registrasi Simaksi secara online.

Sebelumnya, calon pendaki Gunung Semeru bisa melakukan pengajuan Simaksi secara langsung sebelum memulai pendakian di Pos Pendakian Gunung Semeru di Ranu Pani. Simaksi adalah salah satu syarat wajib yang harus dimiliki calon pendaki untuk bisa mendaki gunung di kawasan konservasi seperti area taman nasional.

Pengajuan Simaksi pendakian Gunung Semeru secara online sebenarnya telah dimulai. Namun, aturan tersebut belum berjalan secara penuh.

Sumber: https://app.kompas.com/amp/travel/read/2017/07/27/190500527/mulai-1-oktober-pendaki-gunung-semeru-wajib-daftar-secara-online

1 COMMENT

  1. Keindahan alam, variasi trek pendakian yang memanjakan mata. Ditambah indahnya danau Ranu Kumbolo yang menghilangkan lelah setelah cukup jauh perjalanan. Belum pernah sampai kepuncak, karena cuaca yang kurang mendukung.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here