Tanjakan Cinta, Mitos atau Fakta ?

0

Jangan menoleh kebelakang di Tanjakan Cinta, Mitos atau Fakta?

Tanjakan Cinta di Gunung Semeru, Jawa Timur menyimpan sejuta pesona dan keindahan. Panorama alam yang disuguhkan di lokasi ini sangat menakjubkan. Sebut saja danau cantik Ranu Kumbolo, padang lavender Oro-oro Ombo, sampai puncak para Dewa yakni Mahameru. Tapi ada 1 tempat di Gunung Semeru yang tak lepas dari mitos, yakni Tanjakan Cinta. Mitos yang sangat terkenal yaitu siapa saja yang bisa terus berjalan tanpa berhenti hingga di atas bukit dan tanpa menoleh ke belakang, jika sedang jatuh cinta akan berakhir bahagia namun sebaliknya kalau menoleh, konon Anda akan putus cinta!

Beberapa sumber menyebutkan jika kita melewati Tanjakan Cinta sambil membayangkan orang yang kita cintai maka kita akan hidup bahagia bersamanya.
Mitos yang berkembang ini konon diyakini lahir dari dua sejoli yang mendaki Gunung Semeru, dikisahkan mereka berdua sudah bertunangan. Saat berjalan di tanjakan ini, lelakinya asyik berjalan di depan sambil foto-foto. Sedangkan perempuannya sudah sangat kelelahan dan tiba-tiba pingsan, kemudian terguling hingga tewas. Karena tragedi itulah, tanjakan ini dinamakan Tanjakan Cinta.

Percaya tidak percaya, namun banyak pendaki yang mencoba jurus ini untuk menguji ketahanan diri sendiri. Tanjakan Cinta memang cukup melelahkan, dan tampaknya sulit untuk tidak menoleh ke belakang karena Ranu Kumbolo terbentang cantik di sana.
Namun begitu melewati Tanjakan Cinta dan tiba di atas bukit, rasa penasaran dijamin terbayar sudah. Ranu Kumbolo terbentang indah, tampak sangat cantik dari ketinggian. Pepohonan hijau yang mengelilinginya sangat menyejukkan mata.

Terlepas tragedi dan mitos itu benar atau tidak, tampaknya sulit untuk tidak menoleh ke belakang karena Ranu Kumbolo terbentang indah, tampak sangat cantik dari ketinggian. Pepohonan hijau yang mengelilinginya sangat menyejukkan mata.

Photo : http://beardpacker.blogspot.co.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here