Sang Merah Putih Berkibar di Puncak Everest

0

Fransiska Dimitri Inkiriwang (Deedee) dan Mathilda Dwi Lestari (Hilda) yang tergabung dalam tim The Women of Indonesia’s Seven Summits Expedition Mahitala Unpar (WISSEMU) berhasil mengibarkan sang Merah Putih di puncak tertinggi di dunia, Gunung Everest. Mereka merupakan mahasiswi Universitas Katolik Parahyangan, Bandung. Dua Srikandi Indonesia ini berhasil menapakkan kaki di titik tertinggi di dunia pada Kamis (17/5/2018) tepat pukul 05.50 waktu setempat atau sekitar pukul 07.05 WIB.

Keduanya memulai perjalanan sejak Kamis, 29 Maret 2018 (Jakarta) dan pada Jumat 30 Maret 2018 sampai di Kathmandu, Nepal. Selama tiga hari mereka menyelesaikan administrasi pendakian serta melengkapi perbekalan. Minggu 1 April 2018, tim WISSEMU berangkat menuju Dunche, yang merupakan kota di atas gunung dengan ketinggian 2.030 mdpl dan menghabiskan satu malam di sana. Selanjutnya tim WISSEMU melakukan proses aklimatisasi atau proses penyesuaian tubuh pada ketinggian tertentu. Proses ini dilakukan dengan perjalanan menuju danau Gosaikunda yang memakan waktu enam hari perjalanan. Selama perjalanan, mereka melalui tiga titik pemberhentian mulai dari di Shin Gompa 3.330 mdpl, Laurebina 3.950 mdpl hingga Gosaikunda 4.380 mdpl. Selama tiga minggu tim mempersiapkan diri di sekitar daerah Nepal dan Tibet untuk bisa mencapai puncak Gunung Everest.

Setelah melalui proses aklimatisasi yang panjang, Perjalanan menuju puncak Gunung Everest pun dimulai pada 11 Mei 2018 dari Desa Zhaxizongxiang. Jalur yang dilalui akan sama dengan jalur proses aklimatisasi mulai dari Intermediate Camp (IR) di ketinggian 5800 mdpl, Advanced Base Camp (ABC) di 6400 mdpl, North Col di ketinggian 7020 mdpl, Camp 1 di ketinggian 7.050 mdpl, Camp 2 dengan ketinggian 7.800 mdpl hingga Camp 3 di ketinggian 8.271 mdpl. Malam harinya setelah beristirahat, tim memulai Summit Push. Perjalanan dimulai dengan bergerak menuju First Step (8501 mdpl) – Mushroom Rock (8549 mdpl) – Second Step (8577 mdpl) dan Third Step (8690 mdpl). Para pendaki menempuh medan tebing bebatuan dan cuaca berangin. Lalu juga melalui jalan setapak dengan sisi kiri dan kanan jurang terjal yakni Summit Ridge. Perjalanan dua Srikandi Indonesia bersama tim pun sampai di puncak Gunung Everest di ketinggian 8.848 mdpl pada Kamis 17 Mei 2018 pukul 05.50 waktu setempat. Mereka berhasil mendaki dari Camp 3 hingga puncak selama 6,5 jam.

Pendakian ke Gunung Everest ini menjadi puncak gunung terakhir yang di capai dalam rangkaian ekspedisi Seven Summits yang telah dimulai sejak tahun 2014 dengan mengibarkan bendera Indonesia di tujuh gunung tertinggi di tujuh benua. Adapun enam gunung lainnya yang telah berhasil dicapai yakni Gunung Carstensz Pyramid (4.884 mdpl), Gunung Elbrus (5.642 mdpl), Gunung Kilimanjaro (5.895 mdpl), Gunung Aconcagua (6.962 mdpl), Gunung Vinson Massif (4.892 mdpl), dan Gunung Denali (6.190 mdpl).

Penulis : julianagungpratomo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here