Penghuni “Baru“ Taman Nasional Gunung Ciremai

0

Kabar mengejutkan datang dari dunia penelitian Amphibi, dimana telah ditemukan jenis baru dari genus “Leptophryne” di Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) yaitu Leptophryne javanica sp.

Selama ini spesies amphibi ini dikenal sebagai kodok merah. Di TNGC pertama kali dijumpai secara tidak sengaja oleh peserta lomba foto flora fauna di kawasan Blok Ipukan pada tahun 2012.

Penamaan spesies hasil temuan tersebut ditentukan sebagai Kodok Merah dengan nama ilmiah Leptophryne creuntata, Tschudi, (1838) yang berdasarkan pada bentuk morfologi yang sesuai dengan dideskripsikan oleh T. Iskandar dalam bukunya Amfibi Jawa Bali halaman 42 yang mengatakan bahwa ”warna kodok merah; hitam dengan bercak merah dan kuning dengan dua macam bentuk. Bentuk pertama terdiri dari individu-individu dengan tanda jam pasir; pinggiran merah dan kuning di tengah-tengah hitam. Jenis kedua terdiri dari individu-individu dengan bercak kuning tersebar di seluruh warna hitam. Bagian bawah berwarna kemerahan atau ke kuningan”.

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) pada tahun 2017 melakukan pengambilan sampel kodok merah yang berada di Aliran Padarek. Melalui artikel ZOOTAXA nomor 4450 (4): 427-444, LIPI memberikan hasil pengujian labotarium terhadap genetik, suara dan morfologi, bahwa kodok merah yang di gunung Ciremai adalah spesies baru yang berbeda dengan kodok merah yang ada di gunung Halimun dan gunung Gede Pangrango. Spesies yang ada di gunung Ciremai sama dengan yang ada di gunung Slamet. Spesies baru tersebut dinamakan “Leptophryne javanica sp.”.

Sumber: Balai Taman Nasional Gunung Ciremai

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here