Sang Jawara Pelestarian Lingkungan

0

Haji Chaerudin atau yang akrab disapa Babeh Idin adalah sosok pelopor pelestari lingkungan Kali Pesanggrahan dan membangun Hutan Kota Sangga Buana. Di tengah kesibukannya, beliau yang orang betawi tulen ini menyempatkan hadir di acara milad ke-12 Komunitas Pecinta Alam Mahachala yang di adakan pada hari minggu (28/07/2017) di Ruang Terbuka Hijau, Taman Langsat Kramat Pela Jakarta Selatan. Apa saja yang beliau sampaikan di acara tersebut, yuk disimak artikelnya.

Babeh Idin yang berstatus sebagai bintang tamu sekaligus pemateri dalam acara tersebut menyampaikan materi tentang “bagaimana cara meningkatkan kesadaran cinta diri dan lingkungan” kepada para peggiat alam yang hadir. Beliau bercerita, kepeduliannya ini berawal dari rasa kesal ketika melihat sungai tempat bermainnya saat masih kecil rusak karena sampah. Sehingga sekitar tahun 1980an, bersama dengan KLTH (Kelompok Tani Lingkungan Hidup) Sangga Buana, beliau memulai kegiatannya untuk membersihkan sungai Pesanggrahan dan menghijaukan kembali hutan yang ada di sekitar sungai Pesanggrahan, Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Awalnya, beliau mulai dengan melakukan observasi di sekitar sungai Pesanggrahan. Kegiatannya ini pada mulanya mendapat penolakan dari berbagai pihak. Bahkan, pekerjaan membersihkan kali yang beliau lakukan sempat mendapatkan respon negatif dari para penduduk. Namun, bukan sang jawara namanya bila hanya berhenti sampai disitu. Beliau tetap mengangkut sampah dari aliran sungai dan bantarannya ke tempat pembuangan sampah. Beliau juga mulai menanami bantaran sungai dengan puluhan ribu bibit pohon.

Kali pesanggrahan yang semula kotor dan penuh sampah kini menjadi sebuah kali yang bening. Bahkan, upaya Babeh Idin bersama KTLH Sangga Buana telah berhasil mengangkat kesejahteraan petani-petani di sekitar Kali Pesanggrahan. Mereka bisa memasarkan hasil kebun sayuran maupun buah-buahan dari pohon-pohon yang ada. Selain itu, ada juga yang menjadi petani ikan, membangun usaha kolam pemancingan dan beternak berbagai hewan peliharaan. Hutan Kota Sangga Buana kini menjadi tempat yang nyaman dan asri untuk warga setempat melakukan kegiatan sosial dan aktivitas bersama. “Gue cuma mau 20 tahun ke depan area disini semakin terjaga kelesatariannya. Gue juga mau wilayah di sekitaran kali ini, hingga mana-mana menjadi semakin lestari dan gue bakal terus melakukan kegiatan-kegiatan yang sudah gue jalanin”, tutupnya.

Penulis : julianagungpratomo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here