Apa itu Hari Hutan Internasional ?

0

Tanggal 21 Maret kemarin diperingati sebagai Hari Hutan Internasional. Namun, taukah sobat alamian apa itu Hari Hutan Internasional ? berikut ini penjelasan singkat tentang Hari Hutan Internasional.

Awalnya Hari Hutan Internasional ini diperingati oleh General Assembly of the European Confederation of Agriculture pada bulan November 1971. Peringatan ini kemudian di dukung oleh PBB pada bidang yang mengurus makanan dan pertanian untuk bisa diperingati di seluruh dunia.

Hari Hutan Internasional ditetapan tanggal 21 Maret berdasarkan hasil resolusi PBB 67/200 pada 21 Desember 2012. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran publik di seluruh dunia tentang pentingnya keberadaan hutan. Fokus utama kampanye Hari Hutan Internasional yaitu menjaga keberadaan hutan di dunia.

Perjalanan peringatan ini dimulai pada tahun 2013. Tahun ini menjadi peringatan Hari Hutan Internasional Perdana. Saat itu mengkampanyekan 3 hal utama untuk menjaga keberadaan hutan di dunia mulai dari melindungi hutan, memanfaatkan hasil hutan dan menjadikan hutan sebagai tempat rekreasi alam untuk kesejahteraan manusia.

Tahun 2014 peringatan ini menonjolkan akan manfaat hutan dan pohon yang berperan besar dalam memberikan perlindungan kepada manusia. Hutan dan pohon menyediakan udara bersih dan air, menjaga keanekaragaman hayati dan mencegah perubahan iklim. Bagi banyak orang, hutan dan pohon juga menawarkan makanan, tempat tinggal dan pekerjaan. Hutan juga menjadi habitat dan tempat hidup berbagai jenis tumbuhan dan hewan termasuk juga tumbuhan dan hewan langka.

Tahun 2015 peringatan ini mengangkat tema “Hutan/Iklim/Perubahan”. Kata perubahan yang dimaksud disini yaitu perubahan iklim. “perubahan iklim merupakan isu penentu dimasa kita” begitu kata Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon pada saat itu. Hal ini mengungkap bahwa penghancuran hutan berkontribusi terhadap perubahan iklim dimasa yang akan datang.

Perayaan dari Hari Hutan Internasional pada tahun 2016 mengusung tema “Hutan dan Air”. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran bagaimana hutan yang menjadi kunci dalam pemasok air tawar di dunia yang sangat penting untuk kehidupan.

Tahun 2017 peringatan ini mengangkat tema “Hutan dan Energi”. Hal ini mengingatkan akan kayu yang merupakan sumber bahan bakar pertama kali yang ditemukan manusia. Kini, sumber daya kayu masuk ke dalam tingkatan yang lebih tinggi dan penting dalam keterkaitannya dengan perubahan iklim dan kebutuhan akan energi yang aman untuk digunakan.

Tema Hari Hutan Internasional tahun 2018 ini adalah “Forest and Sustainable Cities”. Pelestarian lingkungan seperti hutan, ruang terbuka hijau maupun bentang alam, tentunya penting bagi kehidupan masyarakat perkotaan sehingga perlu keselarasan antara konservasi lingkungan dengan pembangunan perkotaan agar tercapai kota layak huni dan berkelanjutan.

Hutan menutup sekitar sepertiga permukaan Bumi dan menjadi rumah bagi dua pertiga spesies darat di seluruh dunia. Maka itu wajar jika kemudian hutan disebut sebagai gudangnya keanekaragaman hayati bagi planet Bumi. Indonesia sebagai salah satu pemilik hutan tropis terbesar dunia, sayangnya telah kehilangan banyak hutannya beserta spesies langka didalamnya akibat praktik korupsi, lemahnya penegakan hukum dan pembangunan yang tidak berkelanjutan.

Penulis : julianagungpratomo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here