Bivak, Tenda Darurat di Alam

0

Bivak merupakan tempat berlindung sementara di alam bebas dari gangguan cuaca dan binatang buas. Mencari atau mendirikan bivak biasanya terjadi dalam kondisi darurat seperti tersesat dan terpisah dari rombongan.

Bivak sendiri terbagi menjadi 2 jenis yaitu bivak alami dan bivak buatan. Bivak alami bisa dicari atau ditemukan dan tersedia secara alami di alam seperti goa, lekukan tebing atau batu yang cukup dalam sedangkan bivak buatan merupakan bivak yang dapat dibuat dari bahan yang ada disekitar kita seperti daun kering dan ranting pohon serta di kombinasi dengan bahan yang ada seperti ponco atau jas hujan, flysheet dan tali sebagai penunjangnya.

Mendirikan bivak adalah teknik penting yang harus dikuasai para penggiat alam dalam survival. Pembuatan bivak buatan perlu memperhatikan beberapa hal penting seperti mencari tempat yang datar dan kering untuk kenyamanan tidur, hindari lokasi di daerah lembah atau lereng gunung untuk menghindari longsor, jauhi lokasi yang sekiranya ada tanda-tanda binatang (jejak dan kotoran) agar tidak diserang binatang dan menjaga keselamatan diri kita serta buat parit disekitar bivak agar saat hujan air tak masuk kedalam bivak.

Berikut ini cara membuat bivak buatan dengan menggunakan ponco atau jas hujan. Pertama cari lokasi yang sesuai dengan hal penting diatas, kemudian pilih 2 pohon untuk merentangkan tali diantara keduanya. Pastikan kedua pohon itu kokoh. Setelah itu ikatkan tali yang menghubungkan kedua pohon tersebut lalu bentangkan ponco di tali tersebut hingga membentuk huruf “V” terbalik dan ganjal setiap sisinya dengan patok yang bisa dibuat dari ranting pohon agar bivak kokoh. Bagian dasar bivak juga bisa ditambah daun kering agar bisa menjaga tubuh tetap hangat.

Bila tak ada ponco, kita juga bisa membuat bivak buatan menggunakan ranting-ranting dan dedauan yang disusun seperti membentuk goa. Caranya susun ranting membentuk setengah lingkaran sebagai kerangka bivak. Pastikan ranting yang digunakan kuat karena ini kunci kokohnya bivak. Lalu ikat ujung-ujung ranting dan susun dedaunan di selah-selah ranting hingga tertutup rapat.

Penulis : julianagungpratomo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here